Probolinggo,
NU OnlineKonferenci Cabang
(Konfercab) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar
Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dilaksanakan dengan maksud untuk
menentukan kebijakan organisasi sebagai keputusan tertinggi IPNU-IPPNU
di tingkat cabang dan mengakhiri masa khidmat pengurus lama serta
menetapkan pengurus baru sebagai proses regenerasi organisasi di tingkat
cabang.
Demikian pernyataan yang disampaikan oleh Ketua Terpilih PC IPPNU Kota Probolinggo Imro’atul Azizah kepada
NU Online ketika
ditanya pemahamannya terkait Konfercab IPNU-IPPNU, Selasa (18/6).
Menurutnya, selain memilih dan menetapkan ketua IPNU-IPPNU, kegiatan
tersebut sebagai media untuk merumuskan program serta menentukan arah
kebijakan organisasi pada ranah pengkaderan.
“Melalui konfercab
IPNU-IPPNU ini paling tidak pelajar NU mampu mengaktualisasikan
perkembangan dinamika bangsa secara kreatif dan arif dalam perspektif
IPNU-IPPNU. Selain itu juga sebagai media untuk belajar berdemokrasi
agar tahu peran dan fungsi sebagai pengurus yang berbasis pengkaderan,”
ujarnya.
Setelah dipercaya sebagai pimpinan tertinggi IPPNU di
Kota Probolinggo, Azizah memasang target utama untuk mengaktifkan
Pimpinan Komisariat (PK) yang ada di Kota Probolinggo, terutama dibawah
naungan LP Ma’arif NU.
“Selanjutnya, kami akan berusaha
membentuk PK yang berada dibawah naungan Dinas Pendidikan seperti SMP
dan SMA negeri/swasta. Selain itu kita juga akan melakukan
pelatihan-pelatihan berjenjang untuk membentuk pelajar-pelajar NU yang
berkualitas, militan dan berakhlakul karimah serta berwawasan
kebangsaan,” jelasnya.
Lebih lanjut Azizah berharap agar
konfercab IPNU-IPPNU ini mampu meningkatkan, mengembangkan dan
memperluas ikhtiar-ikhtiar serta konsolidasi dan jalinan institusional
secara nasional dalam rangka meletakkan kerangka landasan pembangunan
IPNU-IPPNU baik jangka pendek maupun jangka panjang.
“Disamping
juga mewujudkan cita-cita IPNU-IPPNU sebagai media dan pelopor dalam
sikap, kualitas dan kuantitas kader. Mempertegas eksistensi diri sesuai
dengan amanat garis kebijakan organisasi serta mampu menciptakan
kepengurusan yang membawa perubahan dan bisa membawa amanah organisasi
kearah yang lebih adil dan demokratis,” harapnya.
Hal senada juga
diungkapkan oleh Ketua Terpilih PC IPNU Kota Probolinggo Abdul Jalal.
Pihaknya bersama dengan para IPNU bertekad supaya bisa lebih baik dari
yang sebelumnya sudah baik, meneruskan yang sudah ada dengan mengopeni
kader-kader pelajar NU yang sudah aktif di ranting, PK dan PAC.
“Yang
belum, kita berusaha untuk mengadakan agar meratanya pelajar NU yang
aktif di IPNU di Kota Probolinggo sesuai dengan moto kita inovasi tanpa
henti. Sebab pelajar NU adalah calon pemimpin bangsa,” tegasnya.
Redaktur : Mukafi NiamKontributor : Syamsul Akbar
Copyright : NU.or.id